Merdeka.com - Ternyata, Kabupaten Bulungan, Kalimantan Utara memiliki potensi bagi pengembangan usaha kecil khususnya cinderamata karena daerah itu memiliki berbagai jenis batu akik yang bercorak khas serta indah.
"Bulungan memiliki berbagai jenis batu akik bahkan tujuh sudah kita sertifikasi," ujar Bupati Bulungan Budiman Arifin di Tanjung Selor, dilansir Antara, Senin (18/5).
Hal itu disampaikan usai menutup acara kontes serta pameran batu akik di Tanjung Selor selama hampir dua pekan.
Bupati Bulungan, Kalimantan Utara Budiman Arifin menegaskan bahwa batu akik bongkahan asal daerahnya telah mendapatkan sertifikasi dan merek ketujuh jenis batu akik tersebut di antaranya teratai, pancawarna, junjung derajat dan lapis benuanta.
"Sehingga dapat menjadi kebanggaan masyarakat setempat meskipun kemungkinan jenis batu akik yang sama juga terdapat di daerah lainnya," katanya.
Besarnya potensi batu akik di Kabupaten Bulungan menjadikan pemda setempat berupaya keras mematenkan dengan mendapatkan sertifikasi dan merek dari Unit Pelaksana Teknis Balai Pengujian dan Sertifikasi Mutu Barang Propinsi Kalimantan Selatan beberapa waktu yang lalu.
Bupati Bulungan juga meminta kepada Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UMKM setempat untuk pro aktif memfasilitasi masyarakat khususnya penemu batu akik bongkahan untuk mendapatkan sertifikasi agar batu mulia yang ditemukan di daerah itu tidak diklaim daerah lainnya.
"Masyarakat Kabupaten Bulungan patut berbangga karena batu akik asli sebagian telah mendapatkan sertifikasi dan merek sehingga tidak lagi bisa diklaim daerah lainnya," ujar Budiman Arifin.
Ia mengindikasikan, terdapat bongkahan batu akik asal daerah itu yang dibawa keluar telah diklaim sehingga patut disayangkan makanya Pemkab Bulungan berusaha keras memfasilitasi masyarakat yang menemukan untuk mendapatkan merek.
Budiman Arifin memandang, animo masyarakat Kabupaten Bulungan terhadap batu akik cukup tinggi makanya pemda pun harus pro aktif mengembangkan potensi tersebut melalui pagelaran kontes-kontes pada masa yang akan datang.
Selain itu, kata dia, penemuan batu akik pada masa yang akan datang tetap akan diberikan ruang untuk mendapatkan sertifikasi dan merek atas fasilitas pemerintah daerah.
"Bulungan memiliki berbagai jenis batu akik bahkan tujuh sudah kita sertifikasi," ujar Bupati Bulungan Budiman Arifin di Tanjung Selor, dilansir Antara, Senin (18/5).
Hal itu disampaikan usai menutup acara kontes serta pameran batu akik di Tanjung Selor selama hampir dua pekan.
Bupati Bulungan, Kalimantan Utara Budiman Arifin menegaskan bahwa batu akik bongkahan asal daerahnya telah mendapatkan sertifikasi dan merek ketujuh jenis batu akik tersebut di antaranya teratai, pancawarna, junjung derajat dan lapis benuanta.
"Sehingga dapat menjadi kebanggaan masyarakat setempat meskipun kemungkinan jenis batu akik yang sama juga terdapat di daerah lainnya," katanya.
Besarnya potensi batu akik di Kabupaten Bulungan menjadikan pemda setempat berupaya keras mematenkan dengan mendapatkan sertifikasi dan merek dari Unit Pelaksana Teknis Balai Pengujian dan Sertifikasi Mutu Barang Propinsi Kalimantan Selatan beberapa waktu yang lalu.
Bupati Bulungan juga meminta kepada Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UMKM setempat untuk pro aktif memfasilitasi masyarakat khususnya penemu batu akik bongkahan untuk mendapatkan sertifikasi agar batu mulia yang ditemukan di daerah itu tidak diklaim daerah lainnya.
"Masyarakat Kabupaten Bulungan patut berbangga karena batu akik asli sebagian telah mendapatkan sertifikasi dan merek sehingga tidak lagi bisa diklaim daerah lainnya," ujar Budiman Arifin.
Ia mengindikasikan, terdapat bongkahan batu akik asal daerah itu yang dibawa keluar telah diklaim sehingga patut disayangkan makanya Pemkab Bulungan berusaha keras memfasilitasi masyarakat yang menemukan untuk mendapatkan merek.
Budiman Arifin memandang, animo masyarakat Kabupaten Bulungan terhadap batu akik cukup tinggi makanya pemda pun harus pro aktif mengembangkan potensi tersebut melalui pagelaran kontes-kontes pada masa yang akan datang.
Selain itu, kata dia, penemuan batu akik pada masa yang akan datang tetap akan diberikan ruang untuk mendapatkan sertifikasi dan merek atas fasilitas pemerintah daerah.
0 comments:
Post a Comment